Sinergi TNI dan Desa Adat, Babinsa Hadir dalam Perayaan dan LPJ LPD Kutuh Kutuh Kaja
Gianyar – Kamis (19/2/2026) Dalam upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat sekaligus mendukung transparansi pengelolaan lembaga keuangan desa adat, Babinsa Desa Petulu Koramil 1616-02/Ubud Serma Made Budiana bersama Bhabinkamtibmas Desa Petulu Aiptu I Made Arsana menghadiri undangan kegiatan peringatan HUT ke-28 LPD Kutuh Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban tahun buku 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Acara dihadiri oleh Perbekel Desa Petulu, Bendesa Adat Kutuh Nyoman Dana, Ketua LPD Desa Adat Kutuh I Wayan Balik, Kelihan Adat Banjar Kutuh Kaja, Kelihan Dinas Banjar Kutuh Kaja, prajuru adat, pecalang, serta tokoh masyarakat setempat. Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan, mencerminkan kuatnya kebersamaan antara lembaga adat, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas menunjukkan dukungan terhadap keberadaan LPD sebagai pilar penggerak ekonomi desa adat. Kehadiran aparat kewilayahan tidak hanya sebagai bentuk pengamanan dan pemantauan wilayah, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memperingati perjalanan dan kontribusi LPD Kutuh selama 28 tahun dalam mendukung perekonomian masyarakat adat, sekaligus menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada krama desa sebagai bentuk keterbukaan dan kepercayaan publik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi, membangun kepercayaan, serta memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta kemajuan wilayah.
Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat. Melalui kebersamaan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, kondusif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa berbasis adat yang berkelanjutan.
(Pendim 1616/Gianyar)


