Dandim 1022: Bela Diri Puncak Silat Militer Bentuk Karakter Prajurit Tangguh
TANAH BUMBU — Kodim 1022/Tanah Bumbu melaksanakan kegiatan Uji Kenaikan Sabuk Bela Diri Puncak Silat Militer yang berlangsung di Aula Makodim 1022/Tanah Bumbu. Kegiatan ini diikuti oleh prajurit dari seluruh jajaran Koramil di bawah Kodim 1022/Tanah Bumbu. Senin (30/03/2026)
Pelaksanaan uji kenaikan sabuk ini menghadirkan tim penguji dari Jasdam XXII/Tambun Bungai, yang menilai kemampuan teknis, fisik, dan mental prajurit dalam menguasai jurus serta ketahanan bela diri. Ujian dilakukan secara bertahap, mulai dari tes fisik, penguasaan jurus dasar, hingga simulasi pertarungan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, mencerminkan komitmen prajurit dalam meningkatkan kemampuan bela diri sekaligus memperkuat disiplin dan karakter sebagai bagian dari pembinaan satuan.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I. menyampaikan apresiasi atas semangat prajurit dan dukungan tim penguji dari Jasdam XXII/Tambun Bungai.
“Uji kenaikan sabuk Puncak Silat Militer bukan hanya sekadar penilaian kemampuan bela diri, tetapi juga sarana pembentukan karakter prajurit yang tangguh, disiplin, dan berjiwa juang. Kehadiran tim penguji dari Jasdam XXII/Tambun Bungai memberikan standar penilaian yang objektif, sehingga hasil yang dicapai benar-benar mencerminkan kualitas prajurit Kodim 1022/Tanah Bumbu,” ujar Dandim.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan, agar prajurit selalu siap menghadapi tantangan tugas di lapangan dengan kemampuan fisik dan mental yang prima.
“Saya berharap seluruh prajurit menjadikan bela diri ini sebagai bekal dalam menjalankan tugas, sekaligus sebagai gaya hidup sehat dan disiplin. Konsistensi latihan akan melahirkan prajurit yang profesional dan berkarakter,” tambahnya.
Bela diri Puncak Silat Militer merupakan seni bela diri khas TNI AD yang tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk mental dan karakter prajurit. Uji kenaikan sabuk menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana prajurit menguasai jurus, teknik, serta kesiapan menghadapi situasi nyata di lapangan.
Kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan antar prajurit, karena setiap peserta saling mendukung dan memberikan semangat. Kehadiran masyarakat dan tokoh setempat yang turut menyaksikan menambah semarak acara, sekaligus memperlihatkan kedekatan TNI dengan rakyat. (*)


